penerbit buku puisi di indonesia
Sementarasetiap perjalanan penerbitan penyair akan berbeda, artikel di bawah ini menjelaskan beberapa rute penerbitan dan penerbitan mandiri yang paling umum, dan juga membahas berapa banyak uang yang dapat Anda peroleh dari menulis puisi. Tersedia guru-guru Puisi terbaik 5 (14 ulasan) Monalisa Rp100,000 /jam Kursus pertama gratis! 4,8 (12 ulasan)
Untukmelihat daftar buku ISBN terbitan Penerbit Dwijo di situs klik disini. Penerbit Dwijo melayani penerbitan buku bidang pendidikan (angka kredit 3) dan Antologi / Kumpulan Puisi dan Cerpen: Biaya Penerbitan Rp. 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah)
Nahberikut ini deretan penulis-penulis yang terkenal di Indonesia dengan karya cerpennya! DAFTAR ISI 1. Chairil Gibran Ramadhan 2. A.S. Laksana 3. Putu Wijaya 4. A.A. Navis 5. Triyanto Tiwikromo 6. Hamsad Rangkuti 7. Danarto 8. Asma Nadia 1. Chairil Gibran Ramadhan Penulis cerpen terkenal di Indonesia yang pertama adalah Chairil Gibran Ramadhan.
Tidakada keterangan tentang penyair (penulis) dalam buku ini, jadi saya menyalin keterangan penyair Sides dari Horison Sastra Indonesia (1) Kitab Puisi: Sides Sudyarto D.S. lahir di Tegal, Jawa-Tengah, Tahun 1942. Kumpulan sajaknya: Kebatinan (1975), Lapar (1977), Tiang Gantungan (1985).Ia juga menulis novel Rona Hati Kekasih (1986).
J Ai Peur De Rencontrer Les Parents De Mon Copain.
Salam Hari Puisi Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Yayasan Hari Puisi telah mengembangkan usaha penerbitan untuk membuka peluang kepada siapa pun yang ingin menerbitkan buku fiksi maupun non fiksi di penerbit Yayasan Hari Puisi sebagai upaya mendekatkan Yayasan Hari Puisi dengan publik puisi. Penerbitkan ini juga dapat berfungsi sebagai dokumentasi karya-karya sastra yang lahir dari para penulis di daerah khususnya, umumnya para penulis Indonesia. Selain itu, sebagai bentuk upaya mempromosikan karya sastra Indonesia ke warga dunia dengan media sosial atau flatform dan jaringan yang dimiliki oleh Yayasan Hari Puisi. Adapun persyaratan naskah untuk diterbitkan oleh Yayasan Hari Puisi sebagai berikut Kirimkan naskah lengkap disertai biodata dan foto ke pos elektronik Subjek surel adalah JENIS NASKAH – NAMA PENGIRIM, contoh Puisi – Tanah Air Puisi Naskah dikirim dalam bentuk lampiran file MS Word A4, 12, Times New Roman, 1,5 Spasi; Setiap karya yang diterbitkan oleh Yayasan Hari Puisi dengan sistem cetak mandiri minimal 50 eksampler Keuntungan dari cetak buku/penerbitan akan dipergunakan untuk kegiatan kebudayaan dan pengembangan literasi di Indonesia. Klik di sini untuk mengetahui harga PENAWARAN HARGA CETAK PENERBIT YHP Info lebih lanjut dapat melalui WA 0877-88484-000 atau mengikuti instagram Demikian informasi ini semoga dapat disebarluaskan. Atas perhatian dan partisipasinya, kami mengucapkan terima kasih. Jakarta, 5 April 2021 Nana Sastrawan Direktur Usaha dan Penerbitan
Puisi adalah cara pribadi menyampaikan rasa gelisah yang ada di dalam hati. Setuju?Bicara mengenai puisi, banyak sastrawan di negeri ini yang karya-karyanya telah awam kita ketahui, mulai dari Chairil Anwar, Joko Pinurbo, hingga Sapardi Djoko luar nama besar mereka, saat ini banyak penulis-penulis muda yang karya puisinya tak kalah menggugah hati. Siapa saja mereka?Berikut rekomendasi buku-buku puisi karya penulis muda Museum Kehilangan - Wawan KurniawanBeli bukunya di sini Museum Kehilangan bukan sekadar kumpulan puisi biasa tentang adalah puisi tentang orang yang hilang entah kemana, orang yang mati tanpa tahu siapa pembunuhnya, dan orang yang belum menemukan keadilan untuknya. Hilang begitu saja.“Barangkali saja kita terperangkap mimpi. Jam tak membangunkan apa-apa dari manusia. Pagi hanyalah alasan terburu-buru yang kita punya”2. To Kill the Invisible Killer - FX Rudy Gunawan & Afnan MalayBeli bukunya di sini To Kill the Invisible Killer merupakan kumpulan puisi tematik, yang nyaris seluruhnya mengangkat tema “melawan COVID-19”.Buku ini sekaligus menjadi bukti bahwa puisi sebagai salah satu bentuk karya sastra, bukan saja menjadi medium kreatif dan saluran respon pribadi, tapi bisa juga berperan sebagai catatan dokumentasi.“Telah ditemukan cara mudah untuk menjadi pahlawan Berdiamlah di rumah. Tutup rapat-rapat pintu dan jendela rumahmu. Jadikan benteng perlindungan dari serangan malapetaka. Selamatkan keluargamu di rumah. Sebab berada di luar rumah membuat dirimu menjadi senjata mematikan.”3. Kita adalah Sekumpulan Patah Hati yang Memilih Matahari - Astri ApriyaniBeli bukunya di sini Buku ini berisi kumpulan puisi perjalanan, yang ditulis berdasarkan tempat-tempat yang pernah dikunjungi dari berbagai penjuru dunia. Mari kita bersama berkeliling dunia, lewat kata-kata.“Dieng mungkin tak seperti yang kau kenal bertahun lalu. Hatinya berubah, tapi tidak cintanya. Jadi biar kau menyakitinya, ia tetap memilihmu sebagai rumah.”Baca juga 4 Seri Novel Kriminal 'Cormoran Strike' Rowling4. Suaramu Jalan Pulang yang Kukenali - Adimas ImmanuelBeli bukunya di sini Ini adalah kumpulan puisi mengenai kehidupan, cinta, dan keluarga. Disampaikan secara apik dan menarik. Jangan lupa untuk pulang ya, entah siapa yang kamu tuju sebagai rumah nanti."Tadi aku pagi yang lahir dari mimpimu. Kini kamu malam yang menua dari ingatanku. Mungkin esok aku jadi semua malam dan pagimu. Mungkin juga esok aku tak jadi penanda harimu."5. Poem Book - Heidi Nasution Beli bukunya di sini Poem Book berisi puisi tentang kisah pribadi dan berbagai permasalahan yang dialami penulis, yang dikemas secara menarik lewat secarik puisi yang cantik."Coba pikirkan terakhir kali kamu tidak cinta aku. Kalau diulur kembali mungkin balik ke zaman batu.""Kamu dengan dia. Setengah obsesi, setengahnya lagi baru cinta."6. Keterampilan Membaca Laut - Ama AchmadBeli bukunya di sini Perasaan yang kita punya seluas semesta serta samudera, kita perlu memiliki Keterampilan Membaca Laut, karena laut menyimpan separuh tubuhnya di kedua ini adalah sebagian darinya yang tak pernah selesai."Hatimu; kota. Sedang aku hanya pejalan kelelahan yang tak berani meminta izin menetap. Jemarimu; tiang dermaga. Sedang aku hanya sampan kecil patah, teronggok di tepi pantai. Tak bisa menyentuhmu. Kau; seluruh yang tak bisa disentuh segalaku." Baca juga 6 Novel Terbaik dari Sang Pujangga Paulo CoelhoBuku puisi mana yang kamu pilih untuk menemani harimu? Selamat berpuisi, ya. Selamat menyelami koleksi buku puisi pilihan lainnya yang dapat kamu baca, hanya di by yeongkyeong lee on Unsplash
JALAN PUISI Dari Nusantara ke Negeri Jalan Puisi adalah riwayat kelahiran, pertumbuhan, dan perkembangan puisi Indonesia. Laksana biografi puisi, ia hendak menegaskan identitasnya sebagai anak kandung Nusantara. Para leluhur mengajari, bagaimana menjadi penyair alam. Bagaimana pula puisi di masa lalu syair merepresentasikan diri dan mengartikulasikan intelektualitas para pujangga dan ulama agung selama lebih dari lima abad. Itulah warisan intelektual bangsa ini yang sebenarnya merupakan bangunan peradaban. Klik di sini untuk masuk akun & lakukan pembelian. Share on Twitter Share on Facebook Pin this product Share via Email Description Additional information Reviews 0 Description Jalan Puisi adalah riwayat kelahiran, pertumbuhan, dan perkembangan puisi Indonesia. Laksana biografi puisi, ia hendak menegaskan identitasnya sebagai anak kandung Nusantara. Para leluhur mengajari, bagaimana menjadi penyair alam. Bagaimana pula puisi di masa lalu syair merepresentasikan diri dan mengartikulasikan intelektualitas para pujangga dan ulama agung selama lebih dari lima abad. Itulah warisan intelektual bangsa ini yang sebenarnya merupakan bangunan peradaban. Dalam momen dan peristiwa apa pun, puisi kerap ambil bagian melakukan penyadaran, bahkan juga perlawanan. Ia menjelma mantra perjuangan yang menerakan jejak heroisme. Maka, teks Indonesia Raya dan teks Sumpah Pemuda tidak lain adalah puisi yang “melahirkan” Indonesia yang dibayangkan. Itulah spirit yang menjelma bangsa ini, yang dikatakan Ben Anderson 1986 sebagai komunitas bayangan imagined community. Jalan Puisi mengajak kita menyebarkan elan kebangsaan dengan menyusuri masa lalu untuk menatap masa depan. Puisi dapat diperlakukan sebagai pintu masuk menanamkan nilai-nilai. Tetapi, ia juga bisa menjadi pintu keluar melakukan jabat tangan pada heterogenitas dan kekayaan multikultur merayakan keindonesiaan yang beragam. Begitulah, buku Jalan Puisi coba menegaskan kembali peran puisi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari riwayat kehidupan kita. Maka, buku ini penting artinya bagi para guru dan dosen—sebagai bahan ajar—juga bagi mahasiswa dan pelajar, ketika hendak menempatkan puisi sebagai kisah besar. Bagi peneliti dan pengamat sastra Indonesia, buku ini menyimpan perspektif lain yang boleh jadi kontroversial dan perlu penggalian lebih luas dan menukik. Bagi para penyair atau calon penyair, peminat puisi, dan publik sastra, tak elok jika tak punya pengetahuan puisi, apalagi tidak memahaminya. Buku ini, selain menyajikan pengetahuan tentang arti penting puisi, niscaya juga menggugah kesadaran puitik dan inspirasi, bahwa ada banyak peran yang dapat dimainkan lewat puisi. Additional information Weight kg Dimensions 21 × 14 cm ISBN 978-602-412-109-9 Penerbit Penerbit Buku Kompas Penulis Maman S. Mahayana Tanggal Terbit 2016 Jumlah Halaman 344 Ukuran 21 x 14 cm Only logged in customers who have purchased this product may leave a review. You may also like… Puisi Untuk Meis – Puisi-puisi Cinta dan Sebayanya – Cetak Klik di sini untuk masuk akun & lakukan pembelian.
- Bicara mengenai puisi, karya sastra satu ini tak kalah indah dari novel. Untaian kata yang menjelma menjadi bait-bait penuh makna, adalah ciri khas dan daya tarik dari dengan Hari Puisi Nasional tanggal 28 April, PARAPUAN telah merangkum lima buku puisi karya penyair perempuan Indonesia. Buku puisi ini punya kata-kata indah dengan makna mendalam yang sangat berarti bagi penulisnya. Di antaranya ada yang bicara soal perasaan terlarang, hingga ajakan untuk mencintai tubuh sendiri. Ini dia judul buku puisi terbaik karya penyair perempuan Indonesia. 1. Buku Tentang Ruang - Avianti Armand Buku Tentang Ruang adalah buku puisi karya Avianti Armand yang mengajak pembaca untuk sejenak merenung. Sajak-sajak sederhana yang dituliskan oleh Avianti Armand pada Buku Tentang Ruang mampu mengajak Kawan Puan menyelami berbagai tema perenungan. Baca Juga Ada yang Sukses Terbitkan Buku, Ini 4 Artis Perempuan Jago Buat Puisi Mulai dari perenungan seseorang kepada Tuhan, hubungan manusia dengan orang sekitar, dan alam. Buku ini akan mengajak Kawan Puan berkeliling ruang-ruang yang telah Avianti ciptakan, berisikan beragam perasaan dan perenungan diri sendiri. 2. The Book of Forbidden Feelings - Lala Bohang Rekomendasi buku puisi terbaik dan terkenal dari penyair perempuan Indonesia yang berikutnya adalah The Book of Forbidden Feelings. Buku puisi ini merupakan karya Lala Bohang, seorang penyair perempuan masa kini dengan karya yang patut diacungi jempol. The Book of Forbidden Feelings adalah kumpulan puisi tentang perasaan terlarang yang kerap dirasakan oleh manusia dalam hal percintaan, membenci diri sendiri, dan perasaan kosong dari sisi gelap seseorang. Buku puisi ini secara gamblang menjelaskan bagaimana seseorang hidup dengan sisi gelapnya berusaha untuk tetap melanjutkan hidup dengan perasaan-perasaan terlarang. 3. The Sentimental Things - Cecillia Wang The Sentimental Things adalah buku kumpulan puisi karya Cecillia Wang yang berisi curahan Juga 5 Puisi tentang Kehidupan yang Ada di Drama Korea dalam Rangka Hari Puisi Sedunia Membaca buku ini, Kawan Puan akan bisa menyelami perasaan seseorang yang tengah coba ia utarakan dan sampaikan pada orang lain. Uniknya, buku puisi ini bukan disuarakan dari sudut pandang Cecillia Wang. Namun berkisah tentang untaian kata Alle Tjahrir untuk Katya Tjatyana yang merupakan karakter utama dalam novelnya, Sentimental Reasons. Buku puisi ini bakal membuatmu terbawa perasaan, terutama karena Alle mencurahkan isi hatinya saat Katya tengah koma. 4. Bicara Tubuh - Ucita Pohan Ucita Pohan termasuk penyair perempuan Indonesia dengan karya luar biasa meskipun ia tidak menggeluti dunia syair dan puisi secara penuh. Perempuan ini menerbitkan sebuah buku kumpulan puisi berjudul Bicara Tubuh yang mengangkat tema tentang self-love dan empowerment. Berkolaborasi dengan Jozz Felix yang merupakan seorang fotografer, buku puisi Bicara Tubuh karya Ucita Pohan punya visualisasi dari subjek puisinya. Buku puisi Bicara Tubuh mengajak pembacanya untuk mengapresiasi tubuh sebagai bagian dari diri dan perjalanan kita yang tidak seharusnya dimusuhi. Baca Juga Puty Puar Ungkap Inspirasi di Balik Buku Empowered ME di Puan Talks 5. Tigress - Ayu Meutia Tigress merupakan buku puisi karya penyair perempuan Indonesia, Ayu Meutia, yang terbit pada tahun 2018. Buku puisi ini memiliki kalimat-kalimat dengan pemikiran yang lantang sehingga bisa jadi bacaan yang membangun beragam perasaan pada diri Kawan Puan. Membaca Tigress, Kawan Puan akan bisa mengekspresikan emosi secara blak-blakan. Buku puisi ini seolah jadi representasi dari berbagai emosi kita yang terkadang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata. *
penerbit buku puisi di indonesia